Hari ini bulan mabuk. Bulan pergi ke pasar, orang-orang gila. Pohon-pohon menarik jembutnya, jalanan telanjang, tuhan di mana? Katamu. Orang-orang gila merobek rok, dada bulan koyak, kelaminnya berdarah. Astaga! Awan tidak menangis. Ada apa? Asu melolong tanpa lidah, sebab lidah diberangkatkan ke kota. Kota bertengkar dengan desa. Alamak!
Lihat! Kasur membeli manusia seperti uang dalam sempak zaman. Tak berguna. Bulan tidak lagi mabuk.
Dia ditangisi semut Sulaiman, dekat semak-semak
setelah meneguk kesal. Bulan sekarang telanjang, dadanya koyak, kelaminnya robek. Orang-orang
berkata bulan sebagai jalang. Setelah orang-orang
puas, bulan digilir tiga harimau setelah
kumpulan naga.
Setan masuk ke lubang bulan tertusuk batang.
Orang kota suka cuci tangan, orang desa
suka anggukan. Setan!

Posting Komentar